Isnin, 16 Mei 2011

MENGAPA SEMBAH KAABAH..????

Mengapa sembah Kaabah? Persoalan itu selalu terngiang-ngiang dalam benak fikiran Jacky. 
lalu dia pergi bertanyakan kepada seorang sahabatnya Ahmad.


‎"Kenapa orang Islam sembah bangunan kain hitam tu?"

"Oh.. itu Kaabah atau nama lainnya Baitullah"

... "Baitullah tu apa?"

"Secara terjemahan mudah maknanya Rumah Allah"

"Allah ada dalam tu?"

"Tak.."

"Jadi, kenapa sembah bangunan tu kalau Allah tak ada dalam tu?"

"Yang saya sembah bukannya bangunan tu.."

"Kamu sembah apa?"

"Saya sembah Allah swt"

"Jadi, kenapa sembah bangunan tu?"

"Saya menghadap sahaja ke arah Kaabah tetapi saya tak sembah Kaabah.."

"Bukankah kamu sujud ke arah Kaabah, maknanya kamu sembah Kaabah la.."

"Kamu pernah tgk perlawanan bola dalam TV?"

"Pernah.. selalu.."

"Kamu tengok tv ke tengok perlawanan bola?"

"Tengok perlawanan bola la.."

"Di mana?"

"Dalam tv la.."

"Cuba buka tv tu, tengok di dalamnya ada stadium dan perlawanan bola ke tak.."

"Memanglah tak ada.. tapi itukan gambarnya ada.."

"Bukalah dalam tv, tengok ada ke tak gambar perlawanan bola dalam tu.."

"So..?"

"Maknanya kamu tengok tv, bukan perlawanan bola.. betul tak?"

"Tak.. aku tengok perlawanan bola la melaui tv tu.."

"Peliknya.."

"Sebab apa pulak pelik?"

"Ye la, kau cakap tengok perlawanan bola, sedangkan aku tengok dalam tv tu tak ada apa-apa.. yg ada hanya wayar je berselirat.."

"Memanglah dalam tv tu ada banyak wayar, tapi tv tu menayangkan gambar-gambar perlawanan bola dalamnya.."

"Hurm.. jadi tak peliklah ni..?"

"Ya.. tak pelik.."

"Jadi tak pelik jugalah aku sujud ke arah Kaabah untuk menyembah Allah swt.. walau pun dalam Kaabah tak ada Allah.."

"Erk.. kau betul.."


maka terjawablah persoalan Jacky selama ini. 
 
(^_^)

Hikmah Sakit..~~AgaR diRi tiDak Lupa~~

Setiap orang pasti pernah mengalami sakit. Rasulullah SAW sendiri mengalami sakit demam berat. Namun begitu Nabi tetap sabar dan tabah. Beliau mengatakan kepada Ibnu Mas’ud ra, bahwa penyakit yang datang ke dalam tubuh seorang Muslim itu dapat menggugurkan dosa sebagaimana pohon yang menggugurkan daunnya.
Dalam waktu lain, Rasulullah menjenguk S...alman al-Fahrisi yang tengah berbaring sakit. Rasulullah bersabda. “Sesungguhnya ada tiga pahala yang menjadi kepunyaanmu dikala sakit. Engkau sedang mendapat peringatan dari Allah SWT, doamu dikabulkan-Nya, dan penyakit yang menimpamu akan menghapuskan dosa-dosamu.”

Rasulullah pun melarang untuk mencela penyakit. Ketika Ummu Saib sakit demam dan mencela penyakit yang menimpanya, Nabi bersabda. “Janganlah kamu mencela demam. Karena sesungguhnya demam itu menikis kesalahan anak cucu Adam sebagaimana bara api mengikis keburukan besi.” (HR. Muslim)

Hikmah Sakit
Dalam Tabloid Syiar, Dr. Ahmad al-Syurbasi menulis ada lima hikmah dari sakit yang dialami manusia.

Pertama, 
Sakit merupakan kesempatan untuk beristirahat. Kecendrungan manusia saat sehat adalah memperlakukan tubuhnya laksana robot. Ia terus bekerja demi mengejar kenikmatan dan kesenangan materi tanpa henti dan tanpa memperhatikan kesehatan diri sendiri. Ia tidak menyadari bahwa otot-otot yang ada dalam tubuhnya memiliki keterbatasan.
Maka ketika seseorang sakit, ia memperoleh kesempatan untuk beristirahat, sambil melakukan introspeksi dan berpikir untuk memperbaiki pola hidupnya setelah ia sembuh nanti.

Kedua, 
Sakit merupakan pendidikan. Ketika seseorang sakit parah, ia akan memahami betapa mahalnya nilai kesehatan. Ia pun rela mengeluarkan segala yang ia miliki demi kesembuhan penyakitnya. Ketika seseorang sakit, ia akan meresakan betapa nikmatnya selalu ditemani, dilayani, disediakan makanan, dan yang paling nikmat dihibur. Maka, setelah sembuh nanti, ia akan tahu apa yang harus ia lakukan ketika orang lain yang sakit.

Ketiga
Sakit merupakan teguran atas kesombongan manusia. Ketika sehat, manusia terkadang bertingkah seolah-olah dialah yang paling gagah, paling berkuasa dan paling berpengaruh. Tapi ketika sakit menderanya, segagah apapun menusia, sebesar apapun manusia dan sebesar apapun pengaruhnya, ia tidak dapat beranjak dari tempat tidurnya. Ketika itu, ia tidak lebih dari seonggok tulang dan darah yang dibungkus kulit.

Keempat, 
Sakit merupakan kesempatan untuk bertaubat dan menghapus dosa. Hal ini bukan hanya dilakukan oleh yang saleh, orang sejahat apapun ketika sakit parah tak bisa berbuat apa-apa. Tangannya tidak ringan lagi. Mulutnya tak mampu mencacimaki lagi. Yang ada hanyalah penyesalan dan penyesalan. Di samping itu, sakit yang diderita manusia merupakan kesempatan untuk memohon ampun atas dosa-dosanya. Dalam hadits diterangkan. “Tidaklah seorang muslim tertimpa keletihan, sakit, kebingungan, kesedihan dan keruwetan hidup, atau bahkan tertusuk duri, kecuali Allah menghapus dosa-dosanya. (HR. Muttafaq Alaih).

Kelima
Sakit merupakan kesempatan untuk memperbaiki hubungan keluarga dan sosial. Ketika seseorang sakit, kerabat dekat akan semakin dekat, kerabat jauh akan menjadi dekat dan yang kenal akan semakin akrab. Ketika seorang anak sakit, orang tua akan semakin sayang dan perhatian terhadap anaknya. Sebaliknya, ketika orang tua sakit, sang anak akan semakin sayang dan hormat kepada orang tuanya.

Alangkah mulianya Allah yang telah meciptakan segala-galanya tanpa sia-sia. Hanya satu sakit yang Dia timpakan kepada manusaia. Akan tetapi, begitu banyak kebaikan yang dikandungnya. Kebaikan bagi si sakit yang sabar, kebaikan bagi orang tua dan keluarga yang melayani, kebaikan bagi masyarakat yang berbondong-bondong menjenguk, kebaikan bagi semua doa yang terucap.

Sumber : Kitab Yasalunaka fi al-Dinwa al-Hayat
 (SEKADAR PERINGATAN BUAT DIRI SENDIRI........MOGA ALLAH JAUHIKU DARI SIKAP SOMBONG DAN LUPA..AMINN YA RABB~~~)

~~Petua Mencuci Hati~~

1. Dirikan solat dan banyakkan berdo’a – Ini adalah salah satu kaedah yang sungguh berkesan. Semasa berdo’a turut katakan “Ya,Allah jadikan hatiku bersih.”

2. Selawat keatas Nabi Muhammad s.a.w paling minima 100 x sebelum tidur – Ini merupakan satu pelaburan yang mudah dan murah. Disamping dosa-dosa diampunkan, otak tenang, murah rezeki, orang sa...yangkan kita dan mencetuskan semua perkara kebaikan.

3. Solat taubat – Selain daripada memohon keampunan, dapat mencuci hati dan menenangkan minda.

4. Membaca Al-Quran – Selain dapat mencuci hati juga menenangkan jiwa,penyembuh, penenang, terapi. Sekurang-kurangnya bacalah “Qulhu-allah” (Surah Ikhlas) sebanyak 3X.

5. Berma’af-ma’ afan sesama kawan setiap hari – Semasa meminta maaf perlu sebutkan.

6. Bisikan kepada diri perkara yang positif – Jangan sesekali mengkritik, kutuk diri sendiri, merendah-rendahkan kebolehan diri sendiri. katakanlah “Aku sebenarnya.. ….(perkara yang elok-elok belaka).

7. Program minda/cuci minda – Paling baik pada waktu malam sebelum tidur, senyum, pejam mata, katakan di dalam hati “Ya, Allah cuci otak aku, cuci hatiku, esok aku nak jadi baik, berjaya, ceria, bersemangat, aktif, positif”. Menurut kajian psikologi, apa yang disebut sebelum tidur dapat dirakamkan sepanjang tidur sehingga keesokan harinya – CUBALAH!!

8. Berpuasa – Sekiranya dalam berpuasa terhindar dari melakukan perkara-perkara kejahatan.

9. Cuba ingat tentang mati (Sekiranya hendak melakukan sesuatu kejahatan, tidak sampai hati kerana bimbang akan mati bila-bila masa).

10. Kekalkan wuduk.

11. Bersedekah.

12. Belanja orang makan.

13. Jaga makanan – jangan makan makanan yang subhat.

14. Berkawan dengan ulama.

15. Berkawan dengan orang miskin (menginsafi).

16. Menutup aurat mengikut Islam yang sebenar terutama wanita, bersegera dalam solat dan sebagainya.

17. Pesan pada orang, jadi baik.

18. Menjaga pacaindera (mata, telinga, mulut…dan sebagainya), jangan dengar orang mengumpat.

: : uNTuk mEnjaDI mUsLiMin yang SeJaTI : :

 
Berikut adalah 40 nasihat Saiyidina Ali sebagaimana yang terdapat di dalam kitab Nahjul Balagh dan Al-Bayan Wattabyeen r.a.

1. Pendapat seorang tua adalah lebih baik daripada tenaga seorang muda 

2.Menyokong kesalahan adalah menindas kebenaran

3.Kebesaran seseorang itu bergantung dengan qalbunya yang mana adalah sekeping daging

4.Mereka yang bersifat pertengahan dalam semua hal tidak akan
menjadi miskin

5.Jagailah ibubapa kamu,nescaya anak2mu akan menjagai kamu

6.Bakhil terhadap apa yang ditangan adalah tidak mempunyai
kepecayaan terhadap Allah

7.Kekayaan seorang bakhil akan turun kepada ahli warisnya atau ke angin.Tidak ada yang terpencil dari seorang yang bakhil


8.Seorang arif adalah lebih baik daripada arif.Seorang jahat adalah lebih jahat daripada kejahatan

9.Ilmu adalah lebih baikdaripada kekayaan kerana kekayaan harus dijagai ,sedangakan ilmu menjaga kamu

10.Jagalah harta bendamu dengan mengeluarkan zakat dan angkatkan kesusahan mu dengan mendirikan sembahyang

11. Sifat menahan kemarahan adalah lebih mulia daripada membalas dendam

12.Mengajar adalah belajar

13.Berkhairatlah mengikut kemampuan mu dan janganlah kamu jadikan keluargamu hina dan miskin

14.Insan terbahagi kepada 3 :
1.mereka yang mengenal Allah
2.mereka yang mencari kebenaran
3.mereka yang tidak berpengetahuan dan tidak mencari kebenaran.
Golongan yang terakhir inilah yang paling rendah dan tak baik sekali dan mereka akan ikut sebarang ketua dengan buta seperti kambing

15.Insan tak akan melihat kesalahan seorang yang bersifat tawadhu' dan lemah

16.Janganlah kamu takut kepada sesiapa melainkan dosamu terhadap Allah

17.Mereka yang mencari kesilapan dirinya sendiri adalah selamat dari mencari kesilapan orang lain

18.Harga diri seseorang itu adalah berdasarkan apa yang ia lakukan untuk memperbaiki dirinya

19.Manusia sebenarnya sedang tidur tetapi akan bangun bila ia mati

20.Jika kamu mempunyai sepenuh keyakinan akan Al-Haq dan kebenaran, nescaya keyakinanmu tetap tidak akan berubah walaupun terbuka rahsia2 kebenaran itu.

21.Allah merahmati mereka yang kenal akan dirinya dan tidak melampaui batas

22.Sifat seseorang tersembunyi disebalik lidahnya

23.Seorang yang membantu adalah sayapnya seorang yang meminta

24.Insan tidur di atas kematian anaknya tetapi tidak tidur di atas
kehilangan hartanya

25.Barangsiapa yang mencari apa yang tidak mengenainya nescaya hilang apa yang mengenainya

26.Mereka yang mendengar orang yang mengumpat terdiri daripada golongan mereka yang mengumpat

27.Kegelisahan adalah lebih sukar dari kesabaran

28.Seorang yang hamba kepada syahwatnya adalah seorang yang lebih hina daripada seorang hamba kepada hamba

29.Orang yang dengki marah kepada orang tidak berdosa

30.Putus harapan adalah satu kebebasan , mengharap (kepada manusia) adalah suatu kehambaan

31.Sangkaan seorang yang berakal adalah suatu ramalan

32.Seorang akan mendapat tauladan di atas apa yang dilihat

33.Taat kepada perempuan(selain ibu) adalah kejahilan yang paling besar


34.Kejahatan itu mengumpulkan kecelaan yang memalukan

35.Jika berharta, berniagalah dengan Allah dengan bersedekah

36.Janganlah kamu lihat siapa yang berkata tetapi lihat apa yang
dikatakannya

37.Tidak ada percintaan dengan sifat yang berpura2

38.Tidak ada pakaian yang lebih indah daripada keselamatan

39.Kebiasaan lisan adalah apa yang telah dibiasakannya

40.Jika kamu telah menguasai musuhmu,maafkanlah mereka, kerana perbuatan itu adalah syukur kepada kejayaan yang telah kamu perolehi.

~~~~ InsyaALLAH.......~~~~

::10 pETaNda DiA JoDOh AnDA ::


Firman Allah SWT, bermaksud "Jika kamu menolong (agama) Allah, nescaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu" (Surah Muhammad, ayat 7)
Jodoh adalah perkara yang sudah ditetapkan oleh Allah yang maha Esa. Tetapi bagaimana kita mengetahui dia memang ditakdirkan untuk kita? Allah SWT mengurniakan manusia telinga untuk mendengar, mata untuk melihat dan aka untuk berfikir. Jadi gunakan sebaik-baiknya bagi mengungkapkan rahsia cinta yang ditakdirkan. Dua manusia yang rasa mereka dapat hidup bersama dan memang dijodohkan pasti memiliki ikatan emosi , spiritual dan fizikal antara keduanya. Apabila bersama, masing-masing dapat merasai kemanisan cinta dan saling memerlukan antara satu sama lain. Lalu gerak hati mengatakan, dialah insan yang ditakdirkan untuk bersama. Benarkah ia seperti yang diperkatakan?
Berikut adalah 10 petanda yang menunjukkan dia adalah jodoh kita :

1. Bersahaja
Kekasih kita itu bersikap bersahaja dan tidak berlakon. Cuba perhatikan cara dia berpakaian, cara percakapan, cara ketawa serta cara makan dan minum. Adakah ia spontan dan tidak dikawal ataupun kelihatan pelik. Kalau ia nampak kurang selesa dengan gayanya, sah dia sedang berlakon. Kadang-kadang, kita dapat mengesan yang dia sedang berlakon. Tetapi, apabila dia tampil bersahaja dan tidak dibuat-buat, maka dia adalah calon hidup kita yang sesuai. Jika tidak, dia mungkin bukan jodoh kita.

2. Senang Bersama
Walaupun kita selalu bersamanya, tidak ada sedikit pun perasaan bosan, jemu ataupun tertekan pada diri kita. Semakin hari semakin sayang kepadanya. Kita sentiasa tenang, gembira dan dia menjadi pengubat kedukaan kita. Dia juga merasainya. Rasa senang sekali apabila bersama. Apabila berjauhan, terasa sedikit tekanan dan rasa ingin berjumpa dengannya. Tidak kira siang ataupun malam, ketiadaannya terasa sedikit kehilangan.

3. Terima Kita Seadanya
Apapun kisah silam yang pernah kita lakukan, dia tidak ambil peduli. Mungkin dia tahu perpisahan dengan bekas kekasihnya sebelum ini kita yang mulakan. Dia juga tidak mengambil kisah siapa kita sebelum ini. Yang penting, siapa kita sekarang. Biarpun dia tahu yang kita pernah mempunyai kekasih sebelumnya, dia tidak ambil hati langsung. Yang dia tahu, kita adalah miliknya kini. Dia juga sedia berkongsi kisah silamnya. Tidak perlu menyimpan rahsia apabila dia sudah bersedia menjadi pasangan hidup kita.

4. Sentiasa Jujur
Dia tidak kisah apa yang kita lakukan asalkan tidak menyalahi hukum hakam agama. Sikap jujur yang dipamerkan menarik hati kita. Kejujuran bukan perkara yang boleh dilakonkan. Kita dapat mengesyaki sesuatu apabila dia menipu kita. Selagi kejujuran bertakhta di hatinya, kebahagiaan menjadi milik kita. Apabila berjauhan, kejujuran menjadi faktor paling penting bagi suatu hubungan. Apabila dia tidak jujur, sukar baginya mengelak daripada berlaku curang kepada kita. Apabila dia jujur, semakin hangat lagi hubungan cinta kita. Kejujuran yang disulami dengan kesetiaan membuahkan percintaan yang sejati. Jadi, dialah sebaik-baik pilihan.

5. Percaya Mempercayai
Setiap orang mempunyai rahsia tersendiri. Adakalanya rahsia ini perlu dikongsi supaya dapat mengurangkan beban yang ditanggung. Apabila kita mempunyai rahsia dan ingin memberitahu kekasih, adakah rahsia kita selamat di tangannya? Bagi mereka yang berjodoh, sifat saling percaya mempercayai antara satu sama lain timbul dari dalam hati nurani mereka. Mereka rasa selamat apabila memberitahu rahsia-rahsia kepada kekasihnya berbanding rakan-rakan yang lain. Satu lagi, kita tidak berahsia apa pun kepadanya dan kita pasti rahsia kita selamat. Bukti cinta sejati adalah melalui kepercayaan dan kejujuran. Bahagialah individu yang memperoleh kedua-duanya.

6. Senang Bekerjasama
Bagi kita yang inginkan hubungan cinta berjaya dan kekal dalam jangka masa yang panjang, kita dan dia perlu saling bekerjasama melalui hidup ini. Kita dan kekasih perlu memberi kerjasama melakukan suatu perkara sama ada perkara remeh ataupun sukar. Segala kerja yang dilakukan perlulah ikhlas bagi membantu pasangan dan meringankan tugas masing-masing. Perkara paling penting, kita dan dia dapat melalui semua ini dengan melakukannya bersama-sama. Kita dan dia juga dapat melakukan semuanya tanpa memerlukan orang lain dan kita senang melakukannya bersama. Ini penting kerana ia mempengaruhi kehidupan kita pada masa hadapan. Jika tiada kerjasama, sukar bagi kita hidup bersamanya. Ini kerana, kita yang memikul beban tanggungjawab seratus peratus. Bukankah ini menyusahkan?

7. Memahami Diri Kita
Bagi pasangan yang berjodoh, dia mestilah memahami diri pasangannya. Semasa kita sakit dia bawa ke klinik. Semasa kita berduka, dia menjadi penghibur. Apabila kita mengalami kesusahan, dia menjadi pembantu. Di kala kita sedang berleter, dia menjadi pendengar. Dia selalu bersama kita dalam sebarang situasi. Tidak kira kita sedang gembira ataupun berduka, dia sentiasa ada untuk kita. Dia juga bersedia mengalami pasang surut dalam percintaan. Kata orang, "lidah sendiri lagikan tergigit", inikan pula suami isteri'. Pepatah ini juga sesuai bagi pasangan kekasih. Apabila dia sentiasa bersama kita melalui hidup ini di kala suka dan duka, di saat senang dan susah, dialah calon yang sesuai menjadi pasangan hidup kita.

8. Tampilkan Kelemahan
Tiada siapa yang sempurna di dunia ini. Tipulah jika ada orang yang mengaku dia insan yang sempurna daripada segala sudut. Pasti di kalangan kita memiliki kelemahan dan keburukan tertentu. Bagi dia yang bersedia menjadi teman hidup kita, dia tidak terlalu menyimpan rahsia kelemahannya dan bersedia memberitahu kita. Sudah tentu bukan senang untuk memberitahu dan mengakui kelemahan di hadapan kekasihnya. Malah, dia tidak segan mempamerkan keburukannya kepada kita. Misalnya, apabila dia bangun tidur ataupun sakit dan tidak mandi dua hari, dia tidak menghalang kita daripada melawatnya.Apabila kita dan dia saling menerima kelemahan dan sifat buruk masing-masing, memang ditakdirkan kita hidup bersamanya.

9. Kata Hati
Dengarlah kata hati. Kadangkala, manusia dikurniakan Allah deria keenam yang dapat mengetahui dan memahami perasaan pasangannya. Dengan deria batin ini juga kita dapat saling tahu perasaan masing-masing. Kita dan dia juga dapat membaca fikiran antara satu sama lain dan dapat menduga reaksi dan tindakbalas pada situasi tertentu. Apabila kita yakin dengan pilihan hidup kita, tanyalah sekali lagi. Adakah dia ditakdirkan untuk kita? Dengarlah kata hati dan buatlah pilihan. Serahlah segalanya pada ketentuan yang maha berkuasa.

10. Solat Istikharah dan Tawakkal
Jodoh dan pertemuan semuanya di tangan Allah SWT. Manusia hanya perancang di pentas dunia ini dan skripnya ditulis oleh yang maha esa. Adakalanya, dalam memainkan peranan sebagai pelakon, diberi petunjuk melalui mimpi atau gerak hati. Mimpi memang mainan tidur, tetapi apabila kita melakukan sembahyang Istikharah dan memohon supaya Allah memberikan petunjuk, insya-Allah dengan izinnya kita mendapat petunjukNya. Jika dia pilihan kita, buatlah keputusan sebaiknya. Jika tidak, tolaklah dia dengan baik. Semua yang kita lakukan ini adalah bagi mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia. Setelah semuanya diusahakan, berserahlah kepadaNya dan terus berdoa. Ingatlah, nikmat di dunia ini hanya sementara.Nikmat di akhirat adalah kekal selamanya.

(^_^)....~~~~~~~~~~~~~~~~~DaRi i Luv IsLam.....hehe suke suki cOpy....(^_~)

Sabtu, 14 Mei 2011

kenapa ALLAH temukan kita dengan orang yang salah..??

Memang sakit bila cinta yg kita dambakan selama ini tak dihargai oleh insan yg bernama kekasih,apatah lagi kita dibuang begitu saja... tapi,itulah juga petanda terbaik untuk diri dan kehidupan kita pada masa akan datang.

 

1. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya apabila kita bertemu jodoh yg sebenar,masih ada rasa syukur kita pada ketentuanNYA.

 

2. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat menjadi penilai yg baik.

 

3. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa kita hanyalah makhluk yg sentiasa mengharapkan pertolongan ALLAH.

 

4. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat KASIH SAYANG YANG TERBAIK,KHAS UNTUK DIRI KITA.

 

5. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa ALLAH MAHA PEMURAH & PENYAYANG kerana mengingatkan kita bahawa dia bukanlah pilihan yg hebat untuk kita dan kehidupan kita pada masa depan...

 

6. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat mengutip pengalaman yg tak semua orang berpeluang untuk mengalaminya.

 

7. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita jadi MANUSIA YG HEBAT JIWANYA.

 

8. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita lebih faham bahawa CINTA YG TERBAIK HANYA ADA BERSAMA ALLAH.

 

9. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita LEBIH MENGENALI KEHIDUPAN YG TAK SELAMANYA KEKAL.

 Wahai sahabat yg kecewa,menderita dan sengsara kerana cinta, fahamilah bahawa kehidupan kita makin sampai ke penghujungnya.

 

Hari esok pun kita sendiri tak pasti samada menjadi milik kita. Gapailah keredhaan ALLAH dengan melaksanakan suruhanNYA, dan meninggalkan laranganNYA..

 

PERCAYALAH sesungguhnya ALLAH malu untuk menolak permintaan hambaNYA yg menadah tangan meminta dengan penuh pengharapan HANYA kepadaNYA..

Isnin, 9 Mei 2011

ROmAnTIK DaLaM IsLaM (^_^)



Kadang-kadang orang kita silap persepsi dengan menyangka bahawa budaya romantik itu datang dari Barat. Mereka menyangka Islam menganjurkan sikap tegas dalam hubungan lelaki-perempuan, hatta di kalangan suami isteri. Sangkaan begini terbukti silap.
Sebenarnya orang kita masih lagi terbelenggu dengan amalan kebanyakan masyarakat rumpun Melayu yang kadang-kadang malu tak bertempat dan tegas tak kena gaya. Hasilnya mereka tumpul budaya romantis dan kering dalam bercinta. Yang lebih ganjil lagi, ketika di luar ikatan perkahwinan, mereka bukan main romantik, tetapi bila sudah bernikah, mereka bersikap dingin dan hanya tahu romantik ketika di atas katil.




Sikap ini berbeza dengan sifat romantis Rasulullah sallallahu 'alaihi wa sallam yang sentiasa bergaul dengan isteri dengan penuh mesra dan ceria. Kedudukan Baginda yang begitu tinggi di sisi Allah dan masyarakat tidak menghalang Baginda untuk bersama dengan isteri dengan penuh rasa cinta dan kasih.





Hal ini dapat dilihat daripada hadis riwayat Aisyah yang berkata;


لَقَدْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَضَعُ رَأْسَهُ فِي حِجْرِي وَأَنَا حَائِضٌ وَيَقْرَأُ الْقُرْآنَ


Maksudnya;
"Sesungguhnya Rasulullah SAW sering meletakkan kepalanya di ribaku, sedangkan ketika itu aku sedang berhaid, dan Baginda pula membaca Al-Quran" (Sunan Ibni Majah : 626)


Tidak dinafikan, perasaan cinta antara suami isteri itu kadangkala menebal, dan kadangkala menipis, lebih-lebih lagi dikala isteri dalam keadaan tidak suci ekoran haid dan nifas. Oleh itu, bagi hendak menghangatkan perasaan cinta antara suami isteri, perlu mempunyai daya kreatif masing-masing dalam melahirkan perasaan cinta bergelora.


Dengan hadis ini, Nabi SAW seakan-akan mengajar kepada kita tentang antara tindakan yang perlu dilakukan bagi menghangatkan balik perasaan cinta itu.







Justeru itu, sebagai suami, tidak seharusnya merasa malu untuk meletakkan kepala mereka di riba isterinya. Begitu juga, pihak isteri pula tidak selayaknya merasa janggal dengan tindakan suaminya itu sehingga menganggap tindakan sebegitu seperti tindakan anak dengan ibunya yang mahu bermanja.


Sesungguhnya bermanja antara suami isteri merupakan ibadat disisi Allah, yang melahirkan banyak kelebihan dari sudut keuntungan dunia, mahupun keuntungan di akhirat.


Keuntungan di akhirat adalah dengan balasan pahala, dan keuntungan di dunia adalah dengan kemesraan dan kebahagiaan yang wujud dalam kehidupan berumah tangga.


Dari hadis ini juga, kita akan dapat melihat betapa Islam adalah agama yang cukup memuliakan kaum perempuan berbanding apa yang telah dilakukan oleh orang-orang jahiliyyah terdahulu.


Orang-orang jahiliyyah terdahulu, memandang perempuan yang berhaid sebagai jijik sehingga mereka meletakkan undang-undang adat mereka yang meletakkan perempuan seperti barang buangan dan barang terpakai.


Apabila datang Nabi SAW, baginda menyeru manusia kepada Islam yang memandang mulia kepada kaum perempuan, walaupun mereka secara fitrah mempunyai masalah bulanan, iaitu Haid dan Nifas.


Kemuliaan ini dibuktikan dengan tindakan Nabi SAW yang bermesra dengan isterinya yang sedang berhaid, dengan meletakkan kepala baginda di riba isterinya yang sudah pasti haid itu berada dikemaluan yang berhampiran dengan riba tersebut. Ini ditambahi lagi dengan tindakan nabi SAW membaca Al-Quran di kala kepala baginda SAW berada di riba Isterinya.


Ekoran dari itulah, Imam An-Nawawi (Aun Al-Ma'bud : 1/305.) menyatakan bahawa hadis ini menjadi dalil kukuh bahawa tidak dilarang membaca Al-Quran dalam keadaan berbaring dan bersandar pada orang perempuan yang sedang berhaid, malahan ianya juga menjadi dalil bahawa tidak menjadi kesalahan membaca Al-Quran berhampiran dengan najis.


- Artikel iluvislam.com
   (^_^)~~~~~~~~~~~~~~ (^_6)